Blog Poenya eReS

Feeds RSS

2010/05/11

Senyum Yukkk......


Kata senyum adalah kata yang indah dan menarik hati, menyenangkan, dan menggembirakan. Senyum itu laksana obat bagi kesedihan dan pengaruhnya sangat kuat untuk membuat jiwa bergembira dan hati berbahagia. Manakala kita tersenyum, meskipun hati kita penuh dengan kesusahan maka berarti kita telah meringankan beban penderitaan kita sendiri dan membukakan pintu keluar dari kesedihan kita.

Rasulullah SAW sendiri senantiasa tersenyum dalam setiap perilakunya, baik ketika menahan marah atau bahkan ketika beliau berada di majelis peradilan sekalipun. Diriwayatkan dari Jabir dalam sahih Bukhari dan Muslim, berkata, “Sejak aku masuk Islam, Rasulullah saw tidak pernah menghindar dariku. Dan beliau tidak melihatku kecuali beliau pasti tersenyum kepadaku.”

Didalam bermasyarakat, senyum juga merupakan suatu keharusan. Pada saat kita tersenyum dihadapan orang lain, maka kita telah memberikan gambaran yang indah tentang hidup. Tapi manakala kita hadapi orang lain dengan wajah cemberut atau bermuram durja maka secara tidak langsung kita telah menyiksa mereka dengan penampakan kita yang keruh serta menyiratkan kesan tiada kasih sayang. Rasulullah SAW bersabda, “Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.” At Tirmidzi dalam sahihnya.

Kita sebagai manusia pada dasarnya adalah mahluk yang suka tersenyum. Itu bila dalam diri kita tidak bercokol 3 penyakit, yaitu tamak, jahat dan egoisme yang akan selalu membuat wajah tampak kusut dan cemberut sehingga tidak mampu melihat keindahan dunia ini serta mengingkari setiap kebenaran yang ada karena tertutup oleh hati yang kotor. Bila sudah begitu, sama halnya kita menggunakan kacamata hitam untuk melihat dunia ini yang membuat segala sesuatunya menjadi gelap dan pekat.

Seorang penyair berkata;
"Tersenyumlah,
selama antara kau dan kematian
ada jarak sejengkal,
setelah itu engkau tidak akan pernah tersenyum"

Lantas, masihkah kita enggan untuk tersenyum. Menyunggingkan senyum dibibir yang lahir dari hati yang tulus dan ikhlas. Bukankah tidak ada ruginya bagi kita untuk tersenyum dan berbicara dengan orang lain dengan bahasa yang manis dan lembut. Alangkah indahnya bibir kita bila bicara dengan bahasa senyum. Sungguh kita akan rugi, rugi dunia dan agama, ketika kita menahan senyuman, menahan sedekah ini, dengan selalu bermuka masam dan cemberut dalam kehidupan.

Senyum tanda mesra
Senyum tanda sayang

Senyumlah sedekah yang paling mudah
Senyum di waktu susah tanda ketabahan

Senyuman itu tanda keimanan


Senyumlah... ...


Hati yang gundah terasa tenang

Bila melihat senyum diri kan tenang

Tapi senyumlah seikhlas hati

Senyuman dari hati jatuh ke hati


Senyumlah seperti Rasulullah

Senyumnya bersinar dengan cahaya

Senyumlah kita hanya kerana Allah

Itulah senyuman bersedekah


(Senyum – Raihan)


Sungguh, kita sangat butuh pada senyuman, wajah selalu berseri, hati yang lapang, akhlak yang menawan, jiwa yang lembut dan pembawaan yang kalem dan tidak kasar.

Read More......
Bookmark and Share

2010/03/16

Chemistry

Saat kita tenggelam dalam penyesalan dan pengutukan diri, biasanya kita akan menjadi pribadi yang bodoh dan lupa diri. Lupa akan siapa sebenarnya yang berkuasa, kita ataukah Allah. Lupa bahwa sebenarnya siapa yang menggariskan kehidupan, kita ataukah Allah.

Mau tau perasaan kita sesungguhnya kepada seseorang?
Dihadapan orang yang kau cintai,
Musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
Musim dingin tetap saja musim dingin, hanya suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai
Jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
Kau hanya merasa senang dan gembira saja.

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai,
Matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai,
Engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai,
Kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai
Kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai
Cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Sedangkan rasa sayang?
Rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta
Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi. Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki, tetapi sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia….walaupun harus kehilangan.

Benarkah.....????Hanya Anda yang tau....

Renungan:

Jika saja dia mencintai Allah SWT melebihi rasa sayang pada kekasihnya.
Bila saja pujaan hatinya itu adalah sosok mukmin yang diridhai oleh-Nya.
Dan andai saja gelora cintanya itu diungkapkan dengan mengikuti syariat-Nya yaitu bersegera membentuk keluarga sakinah, mawaddah, penuh rahmah dan amanah...
Ah, betapa bahagianya dia di dunia dan akhirat...Alangkah indahnya Islam!
Di dalamnya ada syariat yang mengatur bagaimana seharusnya manusia mengelola perasaan cintanya, sehingga menghasilkan cinta yang lebih dalam, lebih murni, dan lebih abadi.

Cinta seperti ini diilustrasikan dalam sebuah syair karya Ibnu Hasym, seorang ulama
sekaligus pujangga dan ahli hukum

"Cinta itu bagaikan pohon,akarnya menghujam ke tanah dan pucuknya banyak buah."
















Source:
Catatan Aziz Setiawan

Read More......
Bookmark and Share

2010/02/07

Cinta

Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.

Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.

Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…

Cinta bukan “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”. Bukan “Kamu dimana sih?”, tapi “Aku disini”. Bukan “Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”. Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.

Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.

Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.

Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.

Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.

Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihMu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.

Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth it” sekarang, dia tidak akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi…


http://www.eramuslim.net

Read More......
Bookmark and Share

2010/01/05

Bila Wanita Diibaratkan Seperti Ikan

Hari pertama kerja di tahun 2010, tapi kok males ya mo langsung megang kerjaan. Apalagi ngeliat daftar tugas-tugas untuk dibuatkan detail drawing dan 3D imagenya. Mending iseng-iseng buka email dulu dan tentu saja fesbukan sengihnampakgigi. Dari beberapa email yang masuk, ada satu email dari seorang teman yang cukup menggelitik. Email tentang penggambaran seorang wanita bila diibaratkan dengan berbagai jenis ikan.

Ikan Salmon; Ramping, indah, dagingnya pink muda & enak dimakan. Harganya relatif mahal karena masih diimport. Ini adalah type “Wanita Karir”.

Ikan Sapu-sapu; Murah dan selalu menempel dikaca akuarium. Kalau sudah nempel, susah sekali lepasnya. Ini adalah type “Wanita ABG/ SMU”.

Ikan Lele; Harganya murah dan bisa dimakan kapan saja. Tapi harus hati-hati karena ada patilnya. Ini adalah type “Wanita Panggilan”.

Ikan Arwana; Senangnya bolak balik di akuarium, sombong & angkuh karena tahu tubuhnya indah, lemah gemulai & bergaya. Memancing mata nakal yang melihatnya. So pasti harganya sangat mahal. Ini adalah type “Wanita Peragawati/ Artis”.

Ikan Mas Koki; Lumayan mahal, indah bentuk, warna, dan lenggak-lenggoknya. Sayangnya hanya bisa dikagumi, tak bisa dimakan, karena hanya ikan hiasan. Ini adalah type “Istri Orang Lain”.

Ikan Teri; Rasanya asin, murah, bentuk dan rasanya begitu2 saja. Selalu enak dimakan walau sedang tidak ada lauk yang lain. Ini adalah type “Istri Kita Sendiri”.


















So, let’s screem; “Hidup Ikan Teri”…..tepuktangan



Read More......
Bookmark and Share

2010/01/03

Di Awal Tahun 2010

Hari ini adalah hari ke-2 memasuki tahun 2010, lalu apa yang sudah aku capai di tahun 2009 kemarin?. Kalau aku bilang aku tidak mendapat apa-apa, berarti aku termasuk orang yang tidak bersyukur. Dan sungguh aku tidak mau termasuk kedalam golongan orang-orang yang tidak bersyukur. Besar kecil atau sedikit banyak apa yang aku dapat, maka sudah sepantasnyalah aku bersyukur atas itu semua, karena ada yang berkata, “bila tidak mampu mensyukuri yang sedikit, bagaimana bisa mensyukuri yang banyak”. takbole

Aku bersyukur masih memiliki pekerjaan tetap, walaupun masih memiliki keinginan untuk kembali membangun usaha sendiri yang sempat gagal tahun lalu. Bersyukur masih bisa membayar hutang secara rutin setiap bulannya, walaupun target untuk bisa menutup salah satunya masih belum terlaksanana. Bersyukur masih diberikan kesehatan walau kadang sedih bila melihat kedua keponakanku sakit berganti-gantian. Bersukur karena mengenal seseorang yang telah membukakan mata hati dan fikiranku untuk senantiasa mencari bekal baik untuk dunia dan akhirat walau belum pernah bertemu muka dengannya secara langsung. Serta rasa syukur yang lainnya dan pastinya juga diikuti dengan kata “walau” atau “tapi”. Benar juga bila dikatakan bahwa manusia tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah didapatkannya. Astaghfirullahal'adzim sedih

“mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya”. (QS. An-Nahl: 83)

Okelah, tahun 2009 telah lewat. Lalu apa yang ingin aku raih ditahun 2010 ini? fikir. Harta?. Itu pastinya duit. Karier?. Tentunya, tapi kalau boleh memilih maka aku lebih suka memiliki usaha sendiri senyum. Jodoh?. Why not, bila Allah masih mengijinkan dan memberikan aku jodoh untuk kedua kalinya didunia ini senyumkenyit. Tapi diantara semuanya, adakah yang lebih penting ingin aku raih?. Pastinya ada, yaitu memperdalam ilmu agama. Dan semoga untuk yang satu ini Allah senantiasa mempermudah langkahku untuk mendapatkannya, karena malu juga rasanya kalau aku mengaku beragama Islam tapi “GAPIS” alias “Gagap Islam”.takbole

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”. (QS. Al-A'raaf: 179)

Dan diawal tahun 2010 ini, aku mencoba untuk memulai dengan niat yang baik dan pastinya Allah juga akan memberikan yang terbaik untukku. Amin Allahumma amin doa

"Ya Allah baguskan agamaku karena ia peganganku, baikan duniakau karena ia tempat kehidupanku, baikan akhiratku karena ia tempat kembaliku. Dan jadikan kehidupan ini kebaikan bagiku, dan jadikan kematian itu sebagai tempat penghapus segala keburukan”. (HR. Muslim)
Read More......
Bookmark and Share